Penyerahan hadiah oleh Bunda PAUD Kabupaten
Motto
Mendidik Dengan Kekuatan Fitrah
Jumat, 20 Juli 2018
OUTDOOR ACTIVITY PAUD H.I EL FATH SUMENEP
Out Door Activity adalah salah satu program unggulan di PAUD H.I EL FATH. Yaitu sebuah kegiatan pembelajaran yang di laksanakan di luar sekolah, setiap hari sabtu minggu 3 pada setiap bulannnya. Dalam proses kegiatan out door activity lebih banyak melibatkan peran orang tua terutama orang tua yang mengambil giliran kegiatan Out Door Activity. Keterlibatannya bisa penentuan tema pembelajaran, narasumber dan tempat pembelajaran.
ORIENTASI WALI MURID 2018-2019
Orientasi Wali Murid adalah salah satu kegiatan rutin tahunan di PAUD H.I EL FATH. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan di awal tahun ajaran dengan tujuan untuk mensosialisasikan program program sekolah kedepannya. Selain itu juga di sosialisasikan tentang visi misi sekolah dalam rangka menyamakan persepsi tentang pendidikan anak sehingga bisa selaras antara pendidikan di sekolah dan di rumah.
Sabtu, 02 Mei 2015
Hari Pendidikan Nasional
Selamat Hari Pendidikan Nasional.
PAUD El-Fath merayakan Hari Pendidikan Nasional dengan 2 kegiatan sekaligus, Market Day dan Gerakan Cuci Tangan. Dalam kegiatan ini Bunda PAUD Sumenep sekaligus Ketua Penggerak PKK kabupaten Sumenep, Nurfitriana Busyro Karim, berkenan hadir. Dalam sambutannya Nurfitriana menjelaskan pentingnya gerakan cuci tangan sebagai bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Seluruh siswa El-Fath ikut memeriahkan kegiatan ini, mulai siswa TPA, Kelompok Bermain, dan TK. Sebelum gerakan cuci tangan dan market day dimulai, siswa unjuk kebolehan di hadapan para undangan. Siswa Kelompok Bermain dan TK-A senam dan siswa TK-B membacakan surat An-Naba'.
Untuk market day seluruh siswa berpartisipasi dalam bentuk kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari sekitar 5 siswa. Kelompok tersebut menyiapkan bahan-bahan yang dijual dengan bahan dasar buah dan sayur. (red)
PAUD El-Fath merayakan Hari Pendidikan Nasional dengan 2 kegiatan sekaligus, Market Day dan Gerakan Cuci Tangan. Dalam kegiatan ini Bunda PAUD Sumenep sekaligus Ketua Penggerak PKK kabupaten Sumenep, Nurfitriana Busyro Karim, berkenan hadir. Dalam sambutannya Nurfitriana menjelaskan pentingnya gerakan cuci tangan sebagai bagian dari Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Seluruh siswa El-Fath ikut memeriahkan kegiatan ini, mulai siswa TPA, Kelompok Bermain, dan TK. Sebelum gerakan cuci tangan dan market day dimulai, siswa unjuk kebolehan di hadapan para undangan. Siswa Kelompok Bermain dan TK-A senam dan siswa TK-B membacakan surat An-Naba'.
Untuk market day seluruh siswa berpartisipasi dalam bentuk kelompok. Masing-masing kelompok terdiri dari sekitar 5 siswa. Kelompok tersebut menyiapkan bahan-bahan yang dijual dengan bahan dasar buah dan sayur. (red)
| Sambutan Oleh Direktur PAUD El-Fath Sumenep |
| Selamat Datang Bunda PAUD |
| Sambutan Oleh Bunda PAUD Sumenep |
| Siswa juga Menyampaikan Sambutan |
| Murojaah oleh Siswa TK-B PAUD El-Fath Sumenep |
| Market Day PAUD El-Fath Sumenep |
Selasa, 28 April 2015
Siswa PAUD El-Fath Ikut Panen Raya Padi
Sabtu, 25 April 2015 seluruh siswa El-Fath (Kelompok
Bermain, TK-A, TK B) mengikuti kegiatan panen raya padi di Balai Pengembangan
Benih Padi Sumenep. Sebelum melihat langsung proses panen raya, siswa mendapat
berbagai penjelasan tentang padi. Barulah kemudian seluruh siswa bermain di
areal penjemuran padi dan berinteraksi dengan para pekerja. Siswa sangat
antusias melihat setiap pekerjaan, mulai pemilihan bulir padi, pemisahan padi,
sampai penjemuran.
![]() |
| Siswa Kelompok Bermain El-Fath |
![]() |
| Siswa TK-A El-Fath bersama dosen Universitas Wiraraja Sumenep |
![]() |
| Siswa TK-B El-Fath bersama petugas balai |
Panen raya akan berlangsung selama kurang lebih 1 bulan.
Padi varietas Ciherang hasil panen tidak untuk dikonsumsi tapi khusus untuk
mensuplai kebutuhan benih padi petani di Sumenep. Kecuali ada bila ada
kelebihan stok.
Nurul Hayati, Direktur PAUD El-Fath yang ikut dalam kegiatan ini mengungkapkan, dengan melihat langsung proses panen seperti itu, anak-anak diharapkan akan lebih mengenal tentang padi dan tentu saja menambah pengalaman serta pengetahuan anak-anak. Sementara Ir. Fatmawati, MP, dosen fakultas pertanian Universitas Wiraraja Sumenep yang ikut membantu pengenalan tentang padi pada anak-anak juga menilai kegiatan semacam ini akan sangat melekat dalam ingatan anak-anak.
Sabtu, 14 Maret 2015
Bina Keluarga Balita El-Fath Sumenep
Satu lagi kegiatan yang dicanangkan oleh El-Fath pada
tahun 2015 ini. Kegiatan tersebut bertajuk
‘Bina Keluarga Balita’ atau BKB yang digelar perdana pada 15 Februari
2015 di area bermain El-Fath. Demo memasak jajanan sehat untuk anak-anak
menjadi agenda pertama BKB. Ada 2 pemateri BKB, yaitu Ir. Fatmawati, MP., dan
Rika Diananing Putri, STP. MMA. Keduanya tercatat aktif sebagai pengajar di
Fakultas Pertanian Universitas Wiraraja Sumenep.
| Bina Keluarga Balita El-Fath Sumenep |
Fatmawati sebagai salah satu orang tua siswa kelompok
bermain menuturkan, ide demo masak dalam kegiatan BKB ini bisa memberikan
banyak manfaat positif. Selain adanya beberapa jenis masakan yang bisa
disajikan untuk anak-anak dan keluarga di rumah, Fatmawati berharap jajanan
yang dipraktekkan di BKB bisa dijadikan alternatif bisnis. Misalnya ada orang
tua siswa yang menjual aneka jajanan tersebut di sekolah.
Ada 3 jenis makanan yang didemokan, yaitu nugget bihun,
sushi, dan pangsit goreng aneka isi. Fatmawati menyebut ketiga makanan tersebut
sebagai ‘Jajanan Sehat ala El-Fath’ karena dikreasikan hanya untuk kegiatan BKB
El-Fath.
| Demo Kuliner dalam Kegiatan Bina Keluarga Balita El-Fath Sumenep |
Outdoor Activity, Belajar Asyik ala El-Fath
Kegiatan outdoor activity mulai dicanangkan September
2014. Kalau sebelumnya kegiatan outdoor activity berupa kunjungan ke
sentra-sentra industri rumah tangga, seperti industri batik tulis, peternakan
ayam, atau pengrajin kerang. Seluruh siswa playgroup, TK-A, dan TK-B bergabung
dalam satu kegiatan. Namun dengan konsep yang baru, outdoor activity tidak
hanya terbatas pada kunjungan ke tempat-tempat industri.
Pada outdoor activity yang sudah berjalan hampir 2 semester
ini, semakin menguatkan konsep belajar sambil bermain. Karena siswa mendatangi
rumah teman-temannya secara bergantian setiap 2 minggu sekali di hari Sabtu.
Materi belajar semakin beragam karena siswa bisa belajar profesi masing-masing
orang tua siswa yang menjadi tuan rumah.
Ratna Agustina, Pengelola Kelompok bermain El-Fath
menjelaskan, kegiatan outdoor activity juga merupakan penyempurnaan dari
kegiatan home visit atau kunjungan
guru ke rumah siswa. Ia mengamati kegiatan home visit pasti akan lebih menyenangkan
bagi anak-anak bila kunjungan dilakukan guru dan siswa sekaligus. Siswa dan
guru bisa berinteraksi lebih maksimal dalam lingkungan yang berbeda-beda.
| Siswa El-Fath belajar di Rumah Siswa |
Sementara Nurul Hayati, Direktur PAUD El-Fath
mengungkapkan, kegiatan outdoor activity memang diharapkan agar siswa belajar
dari lingkungannya. Lingkungan yang dimaksud adalah lingkungan keluarga,
seperti profesi orang tua, dan lingkungan tempat siswa tinggal. Nurul
mencontohkan ketika ada siswa yang tinggal di sekitar tambak garam, maka siswa
bisa belajar bagaimana proses pembuatan garam. Contoh lainnya ketika orang tua
siswa berprofesi sebagai tentara, maka para siswa diperkenalkan tentang profesi
tersebut berikut atributnya.
Lebih lanjut Nurul juga menyampaikan, meski belajar dilakukan di rumah siswa, pihak
sekolah tetap melakukan pembatasan-pembatasan agar proses belajar siswa tetap
fokus. Pembatasan misalnya dilakukan terhadap pemberian fasilitas konsumsi untuk siswa. Hal ini berdasarkan kesimpulan
angket tentang kelanjutan kegiatan otdoor activity yang disebarkan pada bulan
Januari 2015. Perempuan asal Malang ini menegaskan, 100 % dari angket tersebut
mendukung kegiatan outdoor activity dilanjutkan karena memberikan dampak sangat
positif terhadap siswa.
| Siswa El-Fath Berkreasi dengan Bahan Beras Jagung |
Manfaat
Outdoor Activity
Manfaat kegiatan outdoor activity sudah dirasakan oleh
orang tua dan siswa. Salah satu orang tua yang aktif mengikuti setiap kegiatan
outdoor activity ini adalah Fatmawati, orang tua Jasmin, siswa Kelompok
Bermain. Fatmawati mengungkapkan, outdoor activity telah memberikan beragam
alternatif sumber ilmu. Kegiatan tersebut secara tidak langsung juga telah
membentuk anak menjadi pribadi yang kreatif dan berwawasan luas.
Outdoor activity
telah menjadi kegiatan yang dinanti oleh setiap siswa. Mereka selalu menyambut
gembira bila jadwal outdoor activity tiba. Bagi siswa berkunjung ke rumah
teman-temannya adalah kegiatan yang sangat menyenangkan. Tidak terasa ...
kegiatan bermain di rumah teman-temannya sebenarnya adalah kegiatan belajar
(des).
Langganan:
Postingan (Atom)












